AIR MATA DI KOTA SUCI


Salam Pramuka.

burnt

Korban kekejaman Israel di Palestina (Sumber: Suara Palestina)

Kakak-kakak semua, saya sengaja mengunggahkan tulisan ini sebagai ungkapan rasa sedih yang mendalam atas apa yang menimpa saudara-saudara kita nun jauh disana. Kota Gaza di Palestina yang sekarang telah porak poranda oleh ulah bangsa yang biadab, membantai ratusan penduduknya. Meninggalkan kedukaan dan genangan darah di setiap sudut-sudutnya.

Kakak, bukankah hidup adalah suatu hak yang harus diakui oleh semua bangsa di dunia. Hak yang suci diberikan Tuhan kepada semua makhluknya di dunia, tak seharusnya direnggut oleh tangan-tangan kotor kerakusan manusia. Dimana hati nurani mereka, apakah mereka tidak merasa tersentuh hatinya melihat tatapan mata-mata bening yang tak berdosa meratapi kematian ayah ibu dan kerabatnya. Melihat mayat-mayat bocah yang masih suci yang seharusnya menikmati masa kegembiraanya.

samouni-family

Anak-anak di depan mayat saudara mereka (sumber: Suara Palestina)

Tidak ada ketentraman lagi di Kota Suci ini, tak ada sedetikpun para penduduk bisa memejamkan mata mereka. Raungan pesawat sang biadab siap untuk memuntahkan bom-bom kluster bagaikan malaikat-malaikat pencabut nyawa bertebaran di bumi. Menghancurkan setiap apa yang ditimpanya, gedung, jalan, rumah ibadat, dan termasuk juga penghuninya. Belum lagi gilasan roda-roda tank dan bombardir dari kanon-kanonnya. Kehidupan macam apa itu, apakah kita bisa membayangkan hidup seperti itu. Sungguh Kakak, saya tidak mampu untuk membayangkannya. Menonton siaran televisipun rasanya saya tak mampu. Bukan saya tidak berempati, tetapi pemandangan seperti itu sungguh sangat menguras semua air mata, mengiris-iris hati saya.

Inilah yang saya rasakan sampai saat ini. Jauh dilubuh hati yang terdalam, saya merasakan penderitaan mereka. Hanya saja yang sampai saat ini tidak saya mengerti adalah mengapa tak ada usaha real dari PBB atas kejadian disana. Entahlah, saya mungkin kurang memahami tentang hal itu. Saya hanya merasa itulah sebenarnya yang terjadi.

Sampai kapan penderitaan saudara kita akan berakhir, semoga Allah segera mengakhiri penderitaan mereka. Semoga Allah menunjukkan keadilannya atas apa yang telah terjadi di Kota Suci ini. Semoga Allah meniupkan kekuatan kepada mereka, sehingga kuat menghadapi semua keadaan ini. Dan semoga Allah menerima arwah mereka yang menjadi korban. Dari sudut hati yang paling dalam, tulus doa ini saya haturkan. Amin.

Salam Pramuka,

Sayu Wiwit’08

One response to “AIR MATA DI KOTA SUCI

  1. Allah SWT sudah berfirman didalam al qur’an bahwasanya Allah telah menutup mata hati orang2 kafir….
    sejujurnya bukan tidak ada upaya dari PBB utk menindak hal ini,,namun apalah daya PBB jika sebagian negara anggota PBB pun telah disusupi oleh orang2 yahudi????

    Yahh … kita hanya bisa berdo’a saja. Walau itu selemah-lemahnya iman.

    XP2 Scout

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s