MENENGOK RITUAL MUDIK LEBARAN


Mudik, itulah suatu sebutan untuk ritual pulang kampung saat lebaran di Indonesia. Setiap tahunnya ribuan atau bahkan puluhan ribu orang secara massal melakukan perjalanan bersama menuju kampung halaman mereka masing-masing. Bisa dibayangkan betapa penuh sesaknya jalanan, karena dalam waktu bersamaan semua orang tiba-tiba turun ke jalan dengan satu tujuan untuk berkumpul sanak keluarga. Tujuan yang sangat mulia.

Mudik lebaran telah menjadi budaya bangsa Indonesia selama bertahun-tahun. Mungkin ini adalah budaya yang mungkin sulit untuk diklaim negara lain walau tidak dipatenkan. Seiring dengan bertambahnya penduduk jumlah pemudik pun kian bertambah banyak. Jalanan semakin ramai dan timbullah masalah lain, yaitu masalah kepadatan lalu lintas. Nah masalah kepadatan lalu lintas inilah yang setiap tahun harus dihadapi oleh jajaran kepolisian terutama polisi lalu lintas dan menjadi sebuah agenda tetap.

Arus Mudik dan Balik Rawan Kecelakaan

andra-the-traveling-3281

Mudik di atas atap gerbong...

Demikian padatnya lalu lintas kendaraan pada saat arus mudik sehingga rawan kecelakaan. Bertambahnya pemudik dengan menggunakan motor semakin memperburuk keadaan. Sepeda motor merupakan kendaraan yang murah untuk dikendarai dan mudah bermanuver. Pemudik lebih suka menggunakan sepeda motor karena alasan tersebut. Mudik dengan kendaraan umum disamping harus berjejal juga biayanya mahal, para pemudik bisa menghemat biaya sehingga bisa beli oleh-oleh untuk sanak kerabat di kampung. Tapi mudik dengan menggunakan sepeda motor beresiko tinggi. Karena kemampuan manuver yang tinggi menyebabkan sepeda motor mampu meliuk-liuk di sela-sela mobil justru menimbulkan bahaya. Kesalahan kecil saja dapat menimbulkan kecelakaan.

Angka kecelakaan yang dirilis oleh Dirlantas POLRI pada arus mudik dan arus balik tahun 2009 menunjukkan tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Total kecelakaan yang terjadi per 25 September 2009 adalah 550 kecelakaan. Dan dari jumlah tersebut 373 kecelakaan berakhir dengan kematian. Jadi lebih dari 50% kecelakaan berakhir tragis.

03-mudik-motor

Pemudik sepeda motor dengan muatan berlebihan

Penyebab kecelakaan yang terbesar disebabkan oleh human error, sedang penyebab lainnya adalah karena kondisi fisik kendaraan. Pengendara yang mengantuk, mabuk, kelelahan, atau karena ugal-ugalan menjadi penyebab terbesar kejadian kecelakaan. Ketidakpedulian terhadap keselamatan diri sendiri pada penumpang kendaraan umum juga menjadi penyebab kejadian kecelakaan. Kendaraan roda dua yang membawa barang berlebihan menyebabkan pengendara sulit mengedalikan kendaraannya. Para pemudik dengan kereta api banyak yang naik ke atap kereta atau menumpang di pinggir lokomotif. Hal-hal seperti itu tentu sangat membahayakan keselamatan mereka sendiri. Tapi ya itulah demi bertemu sanak keluarga mereka rela melakukan segalanya bahkan membahayakan nyawa mereka sendiri.

Pramuka Membantu Arus Mudik

Pada kegiatan arus mudik tahun 2009 ini Pramuka di berbagai daerah ikut membantu aparat untuk pengamanan mudik lebaran. Para pemudik bisa melihat para anggota Pramuka bertebaran di berbagai tempat-tempat arus mudik. Para anggota pramuka dari tingkatan penegak itu di terjunkan di berbagai lokasi, mulai dari jalan raya, terminal, stasiun kereta api,dan pelabuhan. Menpora Adyasa Dault bahkan mencanangkan Pramuka Membantu Mudik Lebaran di Stasiun Pasar Senen Jakarta.

Adik-adik Pramuka membantu aparat kepolisian untuk mengatur lalu-lintas di jalanan agar tidak macet. Ada juga yang membantu para pemudik di stasiun dan terminal. Mereka rela berkorban paling tidak waktu mereka untuk membantu masyarakat untuk mudik lebaran. Salut untuk adik-adik, semoga amalnya diterima oleh Allah SWT, amin. Dan tetap semangat dalam menjalankan tugas. Berikut foto-foto kegiatan anggota Pramuka dalam Mudik Lebaran 2009 yang dihimpun dari berbagai situs.

2895398026_a1c7cba7a4

Mengatur lalu lintas

RES PRAMUKA

Saka Bhayangkara in action

200809271136591

Di stasiun kereta api

Selamat Lebaran, hati-hati saat balik ke tempat kerja, patuhilah peraturan lalu lintas dan mohon maaf lahir dan batin.

3 responses to “MENENGOK RITUAL MUDIK LEBARAN

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!

    Saya sewaktu masih SMA dan aktif di Saka Bhayangkara sering kali diminta partisipasinya membantu kepolisian dalam mengatur arus lalin utamanya di jalur pantura. Meski mengurangi jatah libur dan gak dapat imbalan apa-apa namun terasa bangga dan puas bisa menyumbangkan tenaga buat kenyamanan para saudara2 yang mudik.

    Tapi sepertinya tidak yang pertama nich Kak … hehehe😀. Tapi gak papa koq. Terimakasih kunjungannya.

    XP2 Scout

  2. Salam Takzim
    Selamat pagi Praja Indonesia
    Kecelakaan saat arus mudik dan arus balik memang diawali dari diri sendiri, bila kita tidak memperhatikan K3 maka maut akan langsung menyambar, tidak pandang status, Pramuka Indonesia dimanapun dan kapanpun walau seragam tak kau pakai jiwamu tetap pemandu keselamatan, sukses ya pak, btw itu yang distasiun pramuka mana pak?
    Salam Takzim Batavusqu

    Makasih komennya Pak, itu pramuka di Stasiun Gubeng Surabaya (menurut sumbernya sih Pak).

    XP2 Scout

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s