KIAT MENGHILANGKAN KEBOSANAN LDKS


XP2 Scout Weekend News – Dalam rangka meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berorganisasi di lingkungan SMPN 2 Kalipuro dilaksanakan kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa). Kegiatan tersebut merupakan program tetap dari OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) yang dilaksanakan setiap tahun. Program pelatihan terutama ditujukan untuk para siswa yang terpilih menjadi pengurus baru OSIS periode 2009-2010.

Bertempat di SMPN 2 Kalipuro pelatihan dibuka oleh Kepala Sekolah, Bapak Mariyat, S.Pd. didampingi oleh Urusan Kesiswaan, Ibu Yuli Sunarti, S.Pd. dan Pembina OSIS Bapak Regu Winoto. Pelatihan berlangsung dua hari dimulai hari Sabtu (17/10) sampai dengan hari Minggu (18/10). Materi pelatihan meliputi Organisasi dan Kepemimpinan, Imtaq dan Budi Pekerti Luhur, Pembuatan Proposal, Teknik Pidato, Motivasi, PBB, dan Pembuatan Program Tahunan OSIS. Dengan materi yang seambrek itu tentu saja kebosanan pun melanda peserta pelatihan. Nah goresan tulisan di bawah ini mengisahkan bagaimana kiat Panitia agar adik-adik peserta pelatihan tidak merasa bosan.

Tantangan untuk melepas kebosanan

IMG_0500

Menyeberang sungai asam (xp2 scout)

Peserta dengan serius dan tekun mengikuti setiap materi yang diberikan oleh para instruktur. Untuk melepas kepenatan dan boring selama pelatihan para peserta diberikan sesi hiburan, yang kali panitia ini “mendatangkan” pelatih Pramuka Kak Wisnu. Kak Wisnu yang selama ini dikenal sebagai pelatih Pramuka yang penuh ide mengajak peserta untuk berlomba menempuh beberapa rintangan.

Rintangan pertama adalah lomba menyeberangi sungai asam. Dengan menggunakan titian 2 box (krat) dari botol minuman coca-cola, adik-adik peserta lomba yang telah dikelompokkan 5 orang setiap kelompok berlomba melintasi halaman sekolah. Dengan aturan setiap kelompok harus tetap di atas box minuman. Peserta yang kurang kompak dan strateginya kurang bagus mengalami kesulitan untuk meniti jembatan berpindah tersebut dan berguguran.

IMG_0510

Memindahkan mutiara (xp2 scout)

Lepas dari sungai asam adik-adik peserta pelatihan harus masuk tantangan memindah mutiara. Pada tantangan ini adik-adik diminta untuk memindahkan kelereng dari satu sisi lapangan basket ke sisi yang lain secara estafet dengan menggunakan sendok. Kesulitan permainan ini adalah karena mengejar kecepatan para peserta lupa untuk menjaga kelerengnya tidak jatuh. Akhirnya ada juga kelereng yang jatuh karena kurang keseimbangan.

IMG_0490

Si tikus sedang beraksi (xp2 scout)

Dan tantangan terakhir disebut permainan Si Tikus. Dengan menggunakan topeng kerucut berbentuk tikus salah satu peserta paling ujung dari rangkaian estafet kelereng harus memasukkan kelereng ke dalam tabung-tabung kertas. Ada empat tabung yang masing-masing bertuliskan angka 10, 6, 3, dan 1. Peserta dengan memanfaatkan lubang di ujung kerucut berusaha memasukkan kelereng ke dalam salah satu tabung. Karena ujung lubang yang kecil menyebabkan para peserta salah memasukkan kelereng. Itulah yang menimbulkan kelucuan dan hiburan.

Filosofi permainan dan permainan psikologi

IMG_0573

Kegiatan sesi malam (xp2 scout)

Pada sesi malam Kak Wisnu menjelaskan filosofi permainan yang telah mereka lakukan. Di akhir perjalanan permainan ternyata adik-adik peserta banyak yang memasukkan kelereng ke tabung dengan angka 10. Secara filosofi orang selalu cenderung untuk mencari sesuatu yang besar dan melupakan sesuatu yang kecil. Nah jadi orang cenderung serakah, pemimpin yang seperti itu akan menjadi pemimpin yang korup. Adik-adik peserta yang memilih angka kecil menunjukkan mereka bisa menjaga dirinya dari sifat serakah. “Itulah sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, yaitu harus bersifat qonaah atau menerima apa adanya dan bisa menahan diri”, kata Kak Wisnu mengakhiri penjelasannya.

IMG_0557

Kegiatan dalam kelas (xp2 scout)

Selanjutnya Kak Wisnu mengajak adik-adik peserta untuk mencoba menuliskan apa yang mereka pikirkan saat melihat gambar. Adik-adik diberikan satu lembar kertas untuk setiap kelompok dan harus menuliskan 5 hal yang terlintas dalam pikiran mereka setelah diberikan gambar. Adik-adik walaupun dengan terkantuk-kantuk masih juga bersemangat untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Kak Wisnu. Nah apa yang dituliskan adik-adik sehubungan dengan gambar yang diberikan, lain kali mungkin akan kami muat dalam tulisan lain secara terpisah.

Dan terakhir untuk malam itu, Kak Wisnu meminta adik-adik memotong selembar kertas yang diberikan untuk membuat lingkaran yang tak terputus, sehingga dapat melingkari seluruh anggota kelompok. Dan bagi kelompok peserta yang dapat menyelesaikan paling cepat akan mendapatkan hadiah. Hadiahnya apa? Ternyata hadiahnya bungkusan kacang godog, pisang godog, dan kue nagasari. Walaupun hanya itu hadiahnya tapi adik-adik yang tadinya mengantuk jadi hilang ngantuknya dan berusahan menyelesaikan tugas. Bahkan setelah pengumuman pemenang sebagian mereka masih penasaran untuk mencoba belajar bagaimana memotong kertas tanpa terputus kepada Kak Wisnu. Akhirnya adik-adikpun mengakhiri malam itu dengan tidur di dalam ruang kelas, dan membawa kenangan ke alam mimpi. (dori).

8 responses to “KIAT MENGHILANGKAN KEBOSANAN LDKS

  1. Kegiatan seperi ini memang perlu dilakukan disekolah-sekolah, perguruan tinggi. Nilai-2 seyogya ditanamkan sejak dini sehingga kelak jika sudah waktunya diharapkan sudah siap menjadi pemimpin.
    Kepemimpinan memangmmerupakan art and science, dalam prakteknya seni memimpin akan berbeda antara pemimpin yang satu dengan yang lainnya.
    Salam pramuka dari Surabaya.

    Terimakasih atas kunjungan Pakde…

    XP2 Scout

  2. saya salut dengan kakak, mungkin saya tidak bisa seperti itu….. karena sulitnya mempunyai jiwa kepemimpinan

    Terimakasih Kak, kami kira semua orang pasti punya jiwa kepemimpinan namun kadarnya yang beda. Wih koq jadi serius banget ya… Sukses selalu bisnisnya Kak…!!

    XP2 Scout

  3. Salam Pramuka
    Prok… Prok.dst.
    Wah..jadi mengenang saat masa Pramuka dulu,,
    Walou dulu cuma sampe Bantara..
    Salam sukses selalu..buat Kak Wisnu.
    Salam Pramuka.

    Salam. Menurut kami Kak Dadang sudah bagus bisa nyampe bantara. Berarti Kakak sudah sejiwa dengan Pramuka. Salam kenal Kak, dan terimakasih sudah mau berkunjung kemari. Sukses juga menyertai Kakak.

    XP2 Scout

  4. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Kreatif, Kakak.
    Memang kegiatan-kegiatan outbond yang penuh tantangan fisik dan strategi akan mampu membrikan penyegaran. Salut bhuat Kak Wisnunya. Sesekali pengen juga diajak main-main.

    Betul Kak Alam, memang pembina kita satu ini memiliki kreatifitas yang luar biasa. Dia juga guru seperti Kak Alam.

    XP2 Scout

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s