MENGENAL KOMPAS


Peta dan kompas merupakan alat yang saling berkaitan karena hampir seluruh bidang kegiatan manusia memerlukan peta dan kompas seperti militer, instansi non militer (sipil), bahkan para pengembara. Seorang anggota Pramuka (utamanya penggalang, penegak, dan pandega) juga diharapkan dapat menguasai ketrampilan menggunakan kompas dan membaca peta. Ketrampilan ini diperlukan terutama jika seorang pramuka harus menjelajahi medan yang tidak dikenalinya.

Untuk mempelajari kompas dengan baik pertama kita harus mengenal dulu alat yang bernama kompas tersebut. Kompas adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menetapkan/menunjukkan arah mata angin. Seorang pengembara dan ahli berkemah, harus mengetahui benar tentang Kompas. Dengan bersemboyan pada Kompas, ia akan dapat mengikuti jalan yang tertera dalam Peta, maka ia tidak akan tersesat dalam perjalanan/pengembaraan.

Kompas yang baik mempunyai cairan yang terdapat di dalamnya cairan tersebut mengatur gerakan dari jarum, sehingga anda dapat menggunakan kompas dengan baik walaupun memegangnya kurang dengan sempurna. Jangan membeli kompas yang murah tetapi tanpa cairan yang terdapat di dalamnya. Jarum kompas diwarnai dalam dua warna. Jika kompas digenggam secara benar (mendatar), ujung warna merah mengarah ke utara, dan putih mengarah ke selatan. Ada banyak macam kompas yang digunakan antara lain: kompas silva, kompas bidik, dan gabungan kedua macam kompas.

Baseplate atau kompas protractor atau kompas silva

kompas silva

Kompas Silva (Dimas)

Kompas tipe ini ditemukan oleh Kjellstrom bersaudara semasa perang dunia II dan terdiri atas sebuah rectangular baseplate, yang ditandai dengan panah warna merah sepanjang axis, dan lingkaran kompas ditandai derajat (hampir di seluruh dunia untuk lingkaran penuh adalahy 360 derajat , tetapi sebagian belahan eropa menggunakan 400 derajat). Tanda dibagian dasar rumah kompas adalah sebuah panah dan sebuah garis paralel di dalam panah tersebut. tampilan tambahan mungkin termasuk lanyard untuk memasang kompas di pinggang, garis skala untuk ukuran jarak peta sepanjang satu atau lebih ujung dari baseplate, sebuah cermin untuk membaca peta secara detail, dan lubang berbentuk lingkaran dan segitiga untuk menandai jalur orienteering diatas peta.

Kompas bidik

KOMPAS BIDIK

Kompas Bidik (pramukanet.org)

Kompas kedua dikenal sebagai kompas bidik karena kompas ini dapat digunakan untuk mencari sudut dengan cara membidik. Kompas ini yang umumnya digunakan oleh anggota pramuka dalam materi kompas dan peta. Kompas bidik memiliki bagian-bagian sebagai berikut:

  1. Dial, adalah permukaan Kompas dimana tertera angka derajat dan huruf mata angin.
  2. Visir, adalah lubang dengan kawat halus untuk membidik sasaran.
  3. Kaca Pembesar, digunakan untuk melihat derajat Kompas.
  4. Jarum Penunjuk adalah alat yang menunjuk Utara Magnet.
  5. Tutup Dial dengan dua garis bersudut 45o yang dapat diputar.
  6. Alat Penyangkut adalah tempat ibu jari untuk menopang Kompas saat membidik.

Sumber:

Adiyuwono, N. S.  2002. Peta dan Kompas. Bandung: Angkasa.

Pramukanet.org

5 responses to “MENGENAL KOMPAS

  1. makasih atas infonya, sangat bermanfaat bagi yang belajar kompas.

    Sama-sama Kak Fersiansyah, senang bisa memberi informasi yang berguna. Terimakasih kunjungannya!

    XP2 Scout

  2. Ping-balik: GLADI LAPANGAN GUDEP 0102 « Tentang GURU·

  3. Salam Takzim
    Kompas bidik harganya lebih mahal dibandingkan kompas Silva,
    Tetapi kompas gabungan ko gambarnya kecil banget ya jadi susah melihatnya
    Salam Takzim Batavusqu

    Iya Pak, mungkin perlu pakai kaca pembesar … ha ha ha😆

    XP2 Scout

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s