HIKMAH DIBALIK PERINGATAN HARI AIDS SEDUNIA


Tanggal 1 Desember ditetapkan sebagai hari AIDS(Acquired Immune Deficiency Syndrome) secara internasional. Kedengarannya memang tidak nyaman kita harus memperingati suatu penyakit secara khusus seperti ini. Biasanya peringatan dihubungkan dengan suatu peristiwa, misalnya peringatan hari kemerdekaan, peringatan serangan teroris di WTC yang kita kenal dengan 911, dan lain-lain. Nah tapi ini peringatan dihubungkan dengan suatu penyakit yang sangat berbahaya dan belum ada obatnya, tentu ada hikmah dibalik semua itu.

Tujuan memperingati hari AIDS adalah untuk mengingatkan kita tentang bahaya dari penyakit ini. Korban penyakit ini sudah mencapi jutaan orang dan mungkin masih menyusul lagi jutaan yang lainnya. Penyakit yang disebabkan oleh HIV (Human Immune Virus) ini menyerang sistem kekebalan manusia. Seperti kita ketahui bahwa benteng bagi tubuh kita dari serangan penyakit adalah sistem kekebalan (Immune system). Sistem ini dibentuk oleh sel-sel darah putih yang kita kenal dengan sebutan Lymfosit – T. Nah sistem inilah yang dilumpuhkan oleh HIV. Sehingga kita bisa mengerti bahwa penderita AIDS yang meninggal bukan karena HIV akan tetapi karena serangan penyakit lain karena sistem kekebalan yang telah lumpuh.

Kita patut bersyukur kepada Tuhan bahwa penyakit yang berbahaya ini tidak begitu saja mudah menular seperti penyakit influenza misalnya. Penyakit ini menular melalui kontak cairan tubuh secara langsung antara seorang pengidap HIV dengan orang sehat. Yah… kontak cairan itu bisa melalui berbagai macam cara, misalnya hubungan sex, penggunaan jarum suntik, transfusi darah, dari seorang ibu positif HIV pada bayinya, dan melalui jarum tato dan tindik. Kita tidak akan tertular oleh HIV karena kita bersalaman, berpelukan, atau hal-hal lain yang tidak menyebabkan kontak cairan dengan penderita.

Lalu bagaimana kita dapat mencegah penyebaran AIDS. Pada prinsipnya yang kita lakukan adalah menghindari kontak cairan langsung dengan penderita AIDS. Namun demikian kita tidak diperbolehkan mengucilkan atau menstigmasi orang-orang yang sudah kita ketahui sebagai ODHA (orang dengan HIV AIDS). Karena hal itu bisa menimbulkan rasa putus asa dan lebih berbahaya lagi dendam dari orang tersebut, dan menularkan dengan sengaja penyakitnya kepada kita. Berperilaku hidup sehat merupakan kunci utama untuk menghindarkan kita dari penyakit mengerikan ini. (Blaster).

2 responses to “HIKMAH DIBALIK PERINGATAN HARI AIDS SEDUNIA

  1. memperingati hari AIDS sedunia.
    dengan begitu mudahnya penyebaran virus ini meluas.

    berbagai penyuluhan tentang bahayanya virus HIV ini.
    tetapi tetap saja penderita HIV AIDS dinegara kita ini meningkat.
    ini dikarenakan kurangnya kepedulian kita terhadap pencegahan virus ini.

    jauhi virusnya, tetapi jangan jauhi penderitanya.

    dengan menjauhi virusnya bukan berarti kita menjauhi penderitanya atau ODA.

    Stay Away From Drug’s….
    Stop Free Sex…
    make your life more useful and beneficial to the neighborhood.
    Iklan

    Yach … bener, perlu diketahu penyebaran HIV tidak semudah penyebaran penyakit influenza …

    XP2 Scout

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s